Dilema Jaminan Kesehatan Masyarakat

Kamis, 05 Juli 2012 - 12:01:33 WIB
Redaksi

Kasehat.Com- Mendapatkan layanan kesehatan gratis dari pemerintah melalui program seperti Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan Kartu Masyarakat Miskin (Raskin) kerap tidak mudah. Warga miskin yang dinauingi program ini kadang masih sulit mengakses serta mendapatkan kartu ini. Salah satunya dirasakan Yanirman ( 45 ), warga Simpang Haru RT03/RW05 Padang  Timur. Yanirman (45) sempat sulit membuat SKTM untuk pengobatan anaknya yang menderita usus buntu dan harus dioperasi pada tahun 2009 yang lalu, saya dianggap belum bisa mendapatkan surat tersebut karena saya belum bisa dikatakan warga miskin. Padahal saya sendiri hanya seorang buruh dan tukang angkat dipasar. "Kata petugas kelurahan, saya ini masih tergolong mampu karena dirumah, saya masih mampu untuk membeli atau mengkredit motor, pak gimana saya tidak kredit motor saya pake motor ini hanya untuk bekerja,”ujarnya kepada kasehat.
“Tapi alhamdulilah pada waktu itu saya punya tabungan untuk sedikit, dengan uang itulah saya bisa membayar operasi anak saya,”lanjutnya.

Sekretaris Lurah Simpang Haru Adasman membenarkan bahwa kebanyakan untuk pelayanan kesehatan gratis ini banyak para warga yang kadang-kadang mengaku dirinya miskin pada saat pendataan padahal dilihat dari isi rumahnya serta kendaraan yang dimililiki mereka tidak tergolong miskin. "Ketika kami mendata warga yang miskin banyak diantara masyarakat ini yang malu mengakui dirinya miskin, tapi ketika dapat informasi masyarakat miskin diberikan BLT (Bantuan Langsung Tunai ) setiap tiga bulan sekali, serta pengobatan gratis ( Jamkesmas ) mereka berbondong-bondong mengaku dirinya miskin,”jelasnya.
“Ini yang menjadi dilema bagi kami diberikan salah, tidak diberikan pun mereka sering berkoar-koar diluar, orang dapat kenapa saya tidak, padahal mereka dikategorikan orang yang berekonomi cukup tidak miskin lagi,”lanjutnya.
Adasman menambahkan untuk sekarang ini pelayanan kesehatan gratis baik jamkesmas ataupun jamkesda belum bisa diurus sekarang karena itu semua merupakan program dari pusat yang dilaksanakan biasanya sekali dua tahun.Informasi yang dihimpun kasehat, data terakhir penerima jamkesmas dikelurahan Simpang Haru Padang yaitu berjumlah 104 KRT ( Kepala Rumah Tangga ) dari 4245 orang penduduk. “Mungkin ini masih kurang, karena masih banyak masyarakat yang melapor untuk bisa mendapatkan kartu pelayanan kesehatan gratis ini,"terangnya. ia juga menjelaskan untuk saat sekarang ini setiap warga yang tidak mampu bisa mengajukan permohonan kepada BAZDA (Badan Amil Zakat Daerah) atau melalui rekomendasi Dinas Sosial.(ks1)


0 Komentar


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


1. Menurunkan tingkat kolesterol Sebuah studi di Jepang menunjukkan bahwa meminum bahan dasar cokelat, biji kokoa alami dapat memperbaiki tingkat
  1. 10:47:34
    Tips Makanan Sehat Untuk Orang Sibuk
  2. 10:41:40
    Tips Merawat Kesehatan Mata
  3. 10:34:28
    Yang Menyebabkan Munculnya Tahi Lalat
  4. 10:19:44
    Manfaat Jus Tomat Bagi Kesehatan
  5. 12:34:55
    Hati-hati, sakit kepala bisa membuat kematian


    Nama :
    Website :
    Pesan :

    Bagaimanakah Tampilan Website www.kasehat.com ?

    Bagus
    Sangat Bagus
    Tidak Bagus
    Lumayan Bagus

    Lihat Hasil Poling