Sex Saat Menstruasi, Amankah?

Jumat, 29 Juni 2012 - 14:47:36 WIB
Redaksi

Padang (Kasehat)—Meski berhubungan intim saat sang perempuan sedang mengalami menstruasi berbahaya, namum masih ada saja pasangan yang tetap melakukannya. Nyatanya, pasangan muda pada umumnya lebih memiliki kenginan untuk berhubungan intim lebih tinggi, dibanding pasangan yang telah memiliki anak.

Seperti yang dialami Widuri (bukan nama sebenarnya) yang mengaku pernah melakukan hubungan seks saat sedang menstruasi. Saat ditanya kenapa melakukannya, ia mengaku tidak mengetahui bahaya melakukan hubungan seks saat haid.

“Saya dan suami pernah melakukan hubungan seks, saat saya sedang datangn bulan,” ungkapnya kepada Kasehat.com, yang ditemui dikediamannya di Kelurahan Tabing, Padang, Jumat (27/4).

Diakuinya, setelah melakukan hubungan tersebut, Widuri merasakan sakit pada bagian bawah perutnya dan setelah itu datang bulannya tidak lagi teratur. “Setelah kami melakukannya, saya sering telat datang bulan, padahal sebelumnya tidak pernah. Karena malu, jadi saya tidak konsultasikan ke dokter,” ujarnya.

Dilanjutkan Widuri, perbuatan itu ia lakukan karena sang suami memiliki keinginan yang lebih untuk melakukan hubungan seks, ketimbang dirinya. “Dulu, pernah waktu saya sedang bekerja ia datang menjemput ke kantor, hanya untuk melakukan hubungan seks. Padahal saat itu saya sedang hamil,” katanya sembari tersenyum malu.

Secara terpisah, Dr Gunawan Dwi Prayitno, SpOG (K) dari RSPAD Gatot Subroto\ yang dilansir dari detikhealth, Jumat (27/4) menuturkan beberapa bahaya yang harus diwaspadai jika melakukan hubungan seks saat perempuan sedang datang bulan, diantaranya :    

1.Endometriosis.
Saat melakukan hubungan suami istri, sang perempuan akan mengalami orgasme dan pada saat itu rahim akan berkontraksi yang menyebabkan darah kotor dari menstruasi bisa masuk ke dalam perut melalui saluran telur. Hal ini bisa menyebabkan timbulnya endometriosis pada tubuh perempuan.

2.Infeksi.
Hubungan suami istri biasanya akan menimbulkan luka dan endometriumnya mengalami peluruhan, darah menstruasi atau sperma yang tidak steril bisa masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan infeksi.

3. Bisa menyebabkan luka trauma di mulut rahim yang diakibatkan adanya infeksi.
“Darah adalah sumber makanan bagi kuman, banyak zat-zat makanan yang terkandung di dalam darah. Karena itu jika darah masuk ke dalam perut bisa menjadi medium yang sangat baik untuk perkembangbiakan bakteri yang ada di tubuh,” ujar dokter yang juga berpraktik di Siloam Hospital Kebun Jeruk.

Dr Gunawan menyarankan sebaiknya suami menunggu hingga istrinya bersih dan selesai menstruasi, setelah itu lakukan hubungan seksual seperti biasa. Hubungan seks 2-3 kali seminggu juga baik untuk meningkatkan angka kehamilan bagi sang istri dan merangsang tubuh untuk mnghasilkan sperma dengan jumlah dan kualitas yang lebih banyak dan lebih bagus.(ris/*)


0 Komentar


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


Nyeri haid adalah penyakit khusus wanita usia yang ditandai dengan keluarnya darah melalui vagina secara periodik. Tapi datangnya haid bagi
  1. 09:56:04
    Pencegahan Hipertensi – Menuju Hidup Sehat Tanpa Darah Tinggi
  2. 09:43:29
    Kandungan dan Manfaat Air Bekas Cucian Beras
  3. 12:08:33
    Manfaat Tidur Malam yang Teratur
  4. 11:52:15
    Tips Pengobatan Penyakit Demam Berdarah (DBD)
  5. 11:34:39
    Tips Ampuh Menghilangkan Ngantuk


    Nama :
    Website :
    Pesan :

    Bagaimanakah Tampilan Website www.kasehat.com ?

    Bagus
    Sangat Bagus
    Tidak Bagus
    Lumayan Bagus

    Lihat Hasil Poling