Obesitas versus Memakan Sayur dan Buah

Jumat, 29 Juni 2012 - 14:31:56 WIB
Harkam Tujantri

Obesitas atau sering dikenal dengan kegemukan merupakan masalah yang terjadi tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga negara-negara berkembang seperti Indonesia. Obesitas tidak hanya mengakibatkan masalah kesehatan berupa penampakan fisik yang “gendut” tetapi lebih dari itu, penyakit jantung koroner dapat menjadi “bom atom” yang akan muncul 10-20 tahun setelah terjadi Obesitas. Penyakit Stroke pun dapat menjadi bom atom dalam jangka waktu yang sama. Setelah bom atom ini meledak, kualitas hidup akan menurun, sulit untuk beraktivitas sehari-hari dan bersosialisasi. Obesitas datang tidak disadari karena pola makan yang banyak mengandung gula dan karbohidrat seperti nasi putih, makanan dari tepung, seperti martabak, gorengan, kue-kue; makanan dari tepung aci, makanan ringan seperti camilan keripik, snack dengan berbagai kemasan produk, minuman yang mengandung gula, selai roti yang mengandung gula. Kebiasaan menambah makan karbohidrat akan lebih menambah resiko menjadi gemuk. Di Indonesia, kebiasaan menambah makan nasi lebih besar dibanding menambah lauk pauk. Makin bertambah nasi, makin besar pula resiko menjadi gemuk.

Karbohidrat dan gula diserap tubuh dalam bentuk ‘glukosa’, jika berlebih akan ditumpuk dalam tubuh menjadi bentuk lemak. Penumpukkan ini utamanya terjadi di perut bagian bawah, di lengan bagian atas, dan di pipi. Itu yang terlihat jika berdiri di depan cermin, perut terlihat masih dapat ditarik ke depan, lengan bagian atas jika ditekuk ke atas, bagian bawahnya bergelambir dan masih dapat ditarik, dan pipi terlihat chubby berlebih. Semua penumpukkan ini jika sangat berlebih lama kelamaan akan berkembang menjadi obesitas. Penumpukan ini juga terjadi di dalam pembuluh darah tubuh, fokus penumpukan yang menjadi resiko terbesar adalah di lokasi pembuluh darah Koroner jantung yang akan menyebabkan penyumbatan darah yang menghidupi jantung, sering disebut penyakit Jantung Koroner. Selain itu, penumpukan terjadi di lokasi pembuluh darah di otak, yang akan menyebabkan penyumbatan darah ke otak dan akan mengakibatkan Stroke.

Dalam 10 tahun terakhir, pola makan yang terlalu banyak mengandung gula dan karbohidrat ini terjadi pada usia dini. Pada umur 3 tahun, karena kebiasaan makan ini, anak dapat mengalami Obesitas. Jika diimbangi dengan aktivitas olahraga, Obesitas pada anak akan berkurang, namun tetap dapat terjadi lagi karena kebiasaan makan gula dan karbohidrat ini tetap melekat pada anak usia sekolah dasar, 6-12 tahun, ketika anak sangat sering mengkonsumsi jenis makanan seperti tersebut di atas, Obesitas akan dapat berkembang lagi sampai 20 tahun kemudian.

Obesitas dapat dicegah saat usia play group, atau sekitar usia 3 tahun dengan mencontohkan makan sayur dan buah. Di usia ini merupakan ‘golden period’ anak memulai di beri role model atau contoh perilaku yang baik. Perilaku makan yang baik dimulai dari lingkungan terdekat anak, yaitu keluarga. Role model di keluarga di mulai dari orang tua dan saudara kandungnya yang lebih tua. Kebiasaan makan yang baik, dalam hal ini, makan protein, sayur dan buah dengan perbandingan yang lebih besar dibandingkan dengan makan karbohidrat dan  gula dapat dicontohkan mulai dari saat makan bersama. Anak dapat dicontohkan orang tuanya, misalnya, makan brokoli, saat menggigitnya dengan menunjukkan brokoli itu nikmat mulai dari saat menggigitnya, dapat dilakukan dengan mata terpejam saat menikmati enaknya brokoli. Masih banyak contoh sayur lainnya yang dapat dipraktekkan oleh orang tua agar anak menjadi suka sayur. Sama halnya juga mencontohkan makan buah-buahan, dan juga protein seperti daging, putih telur, tahu, dan tempe.

Paham orang tua tentang anak susah makan sayur dan buah karena kurang minum syrup vitamin sebagai penambah nafsu makan itu salah. Seperti telah disebutkan sebelumnya, anak kurang makan sayur dan buah karena kurang dicontohkan sejak kecil, bukan karena kurang syrup vitamin. Syrup vitamin itu tidak alami, dan mengandung gula sebagai pemanis. Sebaik-baiknya vitamin adalah sayur dan buah-buahan yang mengandung vitamin alami.

Jika merasa terlambat mencontohkan karena anak sudah besar, tidak ada kata terlambat, anak umur sekolah dasar dan sekolah menengah pertama sulit makan sayur dan buah, belum terlambat untuk dicontohkan makan sayur dan buah. Pada usia remaja dan dewasa muda, makin sulit untuk memulai mencontohkan makan sayur dan buah karena makin besar rasa penolakan. Untuk periode umur ini, tetap dicontohkan adalah tetap jalan terbaik. Dalam mencontohkan dapat dilakukan di saat makan di meja makan atau dapat melantai dan berkeliling makan bersama. Ada meja atau tidak ada meja makan bukan masalah untuk dapat memberikan contoh makan sayur dan buah.

Manfaat memberikan contoh ini adalah untuk anak bahwa kita melindungi anak-anak saat 20 tahun lagi mereka terlindung dari Obesitas dan resiko penyakit jantung Koroner dan Stroke. Kualitas hidup dapat berkumpul bersama keluarga sampai panjang usia dimulai dari keluarga dalam mencontohkan pola makan sayur dan buah pada anak. (Penulis: Fedri R. Rinawan, dr., MScPH)


28 Komentar

obat diabetes
22 November 2013 - 08:13:14 WIB

sekarang banyak sekali yg msih usia kepala 3 sudah terkena diabetes
bio hsa
22 November 2013 - 08:13:58 WIB

sekarang banyak sekali yg msih usia kepala 3 sudah terkena diabetes
jasa pasang iklan massal
22 November 2013 - 13:58:15 WIB

v
obat kelenjar getah bening
03 Januari 2014 - 13:54:26 WIB

mantep gan ..
http://goo.gl/BLF6Lx
cara mengobati gagal ginjal
05 Januari 2014 - 15:13:49 WIB

keren ...
http://goo.gl/aE71T3
Obat Tradisional Radang Usus
06 Januari 2014 - 15:46:53 WIB

Gak akan ada yang mau putus asa jika mereka tau seperti apa keberhasilan yang akan merekan temui di masa depan.
Obat Jantung Bocor
07 Januari 2014 - 07:57:40 WIB

semoga hari ini bisa menjai hari keberuntungan ku ,, oleh karena ituh TOLONG DIBANTU YAH !!! terima kasih atas infonya gan
Obat Infeksi Lambung Tradisional
23 Januari 2014 - 13:24:22 WIB

terimakasii mau berbagi info menariknya
salam sehat
http://goo.gl/2CWeqO
cara mengobati asam urat
08 Februari 2014 - 09:33:24 WIB

keren gan...
http://goo.gl/eh9k6B
Obat Tradisional Kanker Payudara
05 Maret 2014 - 10:26:11 WIB


jual obat tradisional kanker payudara tanpa operasi - http://obattradisionalkankerpayudara.1naturalremedies.biz/
<< First | < Prev | 1 | 2 | 3 | Next > | Last >>
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


Nyeri punggung atas yang disertai dengan sensasi terbakar bisa disebabkan oleh banyak faktor. Berikut adalah beberapa faktor tersebut: 1.
  1. 13:16:25
    5 Tips Meringankan Nyeri karena Batu Empedu
  2. 13:11:47
    Tips Memanjangkan Rambut: 7 Tips Agar Rambut Cepat Panjang
  3. 13:06:10
    6 Tips Mengobati Gusi Bengkak
  4. 12:34:22
    Makanan yang Perlu Dihindari Untuk Penyakit Maag
  5. 11:48:39
    Kebiasaan Saat Bekerja yang Tak Sehat


    Nama :
    Website :
    Pesan :

    Bagaimanakah Tampilan Website www.kasehat.com ?

    Bagus
    Sangat Bagus
    Tidak Bagus
    Lumayan Bagus

    Lihat Hasil Poling